Selasa, 13 September 2016

Wagub Terima Salib IYD




Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw Selasa (13/9) menerima Salib Indonesian Youth Day (IYD). Salib IYD yang diarak oleh kaum muda katolik ke Paroki Gembala yang Baik Rike Manado.
Dalam sambutan Wagub menyatakan dengan diadakannya acara Indonesian Youth Day ini dapat mempererat persaudaraan antar sesama dan rasa saling menghormati antar umat beragama, serta Sulut menjadi contoh kerukunan bagi daerah lain yang ada di Indonesia. Semua elemen masyarakat juga diminta untuk mendukung acara besar ini agar bisa terlaksana sukses dan membawa harum nama Sulut di mata Internasional.

Diketahui Sebanyak 2258 Orang Muda Katolik (OMK) dari seluruh Indonesia dipastikan hadir dalam gelaran Indonesian Youth Day (IYD) atau Hari OMK se-In.donesia 1 sampai 6 Oktober 2016. (Humas pemprov sulut).

Pemilihan Nyong Noni Sulut Jadi Ajang Melahirkan Generasi Muda Handal

Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE mengharapkan, pelaksanaan pemilihan Nyong Noni Sulut tahun 2016 bukan hanya sekedar implementasi dari agenda tahunan Pemerintah Provinsi Sulut. Namun, harus dipahami bahwa momentum pemilihan ini merupakan peluang bagi kita untuk menghasilkan generasi muda yang handal dan siap untuk berdiri di garda terdepan barisan muda sulut untuk menjadi teladan bagi para generasi muda Sulut lainnya dalam menyongsong era kebangkitan baru Sulut menghadapi berbagai tantangan dan dinamika yang terus menanti didepan. Harapan Gubernur itu disampaikan pada pembukaan pemilihan Nyong Noni Sulut tahun 2916 di Hotel Novotel Manado, Selasa (13/09) siang kemarin.
Selain itu menurut Gubernur momentum pemilihan Nyong Noni Sulut ini dapat dijadikan ajang pengembangan dan peningkatan potensi serta talenta dari para kontestan, baik dari segi intelektual, wawasan, kepribadian dan keterampilan yang nantinya akan menjadi modal utama dari para peserta, dalam melaksanakan kewajiban dan tugasnya sebagai "Duta Sulut" dalam berbagai kesempatan dan forum-forum nasional maupun internasional untuk memperkenalkan pariwisata, budaya, ekonomi bahkan komoditi perdagangan sulut, utamanya mampu mempromosikan destinasi pariwisata daerahnya masing-masing, terang Dondokambey.
Wakil Ketua TP PKK Sulut Dr Kartika Devi Tanos MARS selaku Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Nyong Noni Sulut 
Tahun 2016 melaporkan, peserta yang mengikuti ajang ini berasal dari 15 Kabupaten/Kota se-Sulut. Sementara temanya  yaitu pesona generasi muda sulut hebat berwawasan global bercitarasa lokal dan sub tema meningkatkan kompetensi maksimal potensi menangkan kompetisi, tambah Isteri dari Wagub Sulut Drs Steven Kandouw ini. (Humas pemprov sulut).

Wagub: Polisi Pintar Bahasa Asing Bantu Kemajuan Pariwisata Sulut




Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw memberikan apresiasi positif bagi para Polisi yang menguasai bahasa asing.
Penegasan tersebut disampaikan wagub kepada para polisi yang telah menyelesaikan kursus bahasa mandarin dan inggris yang diselenggarakan Pemprov Sulut bersama Polda sulut bertempat di SPN Karombasan Manado, Selasa (13/9).
Dengan menguasai bahasa asing seperti bahasa inggris dan mandarin para polisi dapat membantu kemajuan pariwisata dengan memberikan berbagai informasi  kepada para turis asing sehingga mereka tetap merasa aman selama melakukan kunjungan wisata di daerah nyiur melambai.
"Dengan diselenggarakannya kursus ini menjadi penunjang infrastruktur pariwisata, polisi wajib menguasai bahasa mandarin karena sebagai garda terdepan dalam melayani turis. Berbagai informasi terkait kenyamanan dan keamanan para turis ada di tangan polisi," kata Wagub. Lanjutnya Kegiatan ini memberi kontribusi yang besar bagi kemajuan pariwisata sulut, segala aspek harus disiapkan secara matang agar pariwisata semakin bisa berkembang dan salah satu adalah kesiapan aparat keamanan dalam menguasai bahasa asing, Wagub juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Sulut Irjen Pol Dr.s Wilmar Marpaung yang telah memberikan kesempatan belajar bagi para polisi yang ada di jajaran polda sulut untuk belajar Bahasa asing guna menunjang program pemerintah dalam mengembangkan dunia pariwisata sulut.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi sulut AG Kawatu dalam laporan mengatakan Kursus bahasa asing kepada 100 orang polisi ini merupakan gagasan Gubernur Olly Dondokambey  dan Wagub Steven Kandouw guna memantabkan kesiapan daerah Sulut dalam menyambut para wisatawan asing.
Pada kesempatan tersebut Wagub juga menyaksikan simulasi percakapan para polisi bersama turis dengan menggunakan bahasa mandarin, wagub juga menyerahkan piagam dan kamus bahasa elektronik kepada para peserta yang telah menyelesaikan kursus.(humas provinsi sulut)

Gubernur: Ajang PON Jadi Momentum Kebangkitan Olah Raga Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE menegaskan,  ajang PON kali ini menjadi momentum kebangkitan olahraga Sulut. Penegasan itu disampaikan Gubernur saat melepas 284 atlet, pelatih dan offisial yang akan berlaga pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat Tahun 2016 ini, di ruang CJ Rantung Selasa (13/09) kemarin.
"mudah-mudah PON kali  ini menjadi ajang peningkatan prestasi bagi atlet cabang olahraga Sulawesi Utara", ujar Dondokambey sembari menyatakan,  kita tungguh hasil pembinaan olah raga yg sangat singkat ini untuk memberikan hasil maksimal bagi daerah ini.

Gubernur mengakui kontingen sulut dalam perhelatan olahraga empat tahunan kali ini  sengaja tidak mengambil atlet dari luar untuk membela Sulut, apa lagi atlet-atlet sulut yang sudah keluar mewakili daerah lain, melainkan lebih percaya pada atlet-atlet lokal yang ada saat ini, karena sasaran kami nanti pada PON XIII di Papua nanti. Kita sudah siap dengan pembinaan atlet lokal yang lebih mantap dengan jangka waktu panjang persiapannya, sembari berpesan walaupun tidak membebani target medali yang banyak, tapi semangat bertanding kalian jangan sampai kendur. Mudah-mudahan kalian bisa membawa pulang prestasi yang menggembirakan bagi masyarakat Nyiur Melambai, kunci Dondokambey. Pelepasan kontingen PON Sulut di tandai dengan penyerahan panji oleh Gubernur kepada Wagub Steven Kandouw selaku Ketua Kontingen PON Sulut.

Kadis Pemuda dan Olahraga Drs Mecky M Onibala MSi melaporkan, pelaksanaan PON XIX Jabar akan berlangsung mulai 17 s/d 29 September 2016 mendatang, kontingen Sulut akan mengambil bagian dalam 26 cabang olahraga (cabor) yakni Anggar, Atletik, Balap Motor, Basket, Berkuda, Billiard, Bridge, Bowling, Catur, Dansa, Golf, Gantole, Kempo, Karate, Menembak, Pencak Silat, Bulutangkis, Selam, Terjun Paying, Tenis Meja, Tinju, Volly, Wushu, Renang, Taekwondo dan Judo. Onibala menambahkan dalam PON kali ini Sulut juga mengikutsertakan dua cabor eksebisi yakni  Gateball dan Soft Tenes. (Humas pemprov sulut).


Gubernur Hadiri HUT TNI AL

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, Selasa (13/09) pagi kemarin, menghadiri upacara peringatan HUT ke-71 TNI Angkatan Laut (AL).

Upacara yang berlangsung di Markas Komando Lantamal VIII Kairagi Manado, bertindak selaku Inspektur Upacara Komandan Lantamal VIII Laksama Pertama TNI Suselo. Gubernur menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun ke-71 TNI AL, kiranya di hari ulang tahun kali ini TNI AL lebih khusus Lantamal VIII Manado akan semakin jaya dalam mengawal sona perairan wilayah laut Sulawesi utara, terutama dalam mengamankan kapal-kapal Indonesia dari ancaman teroris abu sayaf, ujar Dondokambey. (Humas pemprov sulut).